JAKARTA – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Nasional menorehkan momen paling penting dalam sejarah pengembangan pendidikan program doktoral di ruang lingkup Program Studi Doktor Ilmu Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Nasional yakni berhasil meluluskan Doktor pertamanya, Ratih Anggoro Wilis, S.E., M.M., setelah berhasil mempertahankan disertasinya pada Sidang Ujian Terbuka Promosi Doktor yang dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 08 Agustus 2026 di Ruang Aula Universitas Nasional Kampus Pejaten.
Mahasiswi Program Studi Doktor Ilmu Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Nasional, Ratih Anggoro Wilis, S.E., M.M. mempertahankan disertasinya yang berjudul “Determinasi Orientasi Kewirausahaan, Kapabilitas Digital, dan Adopsi Media Sosial terhadap Kinerja Berkelanjutan yang Dimoderasi oleh Representasi Nilai Komunitas untuk Menciptakan Keunggulan Bersaing UMKM Penjual Anggur Dixon di Indonesia” di hadapan Tim Penguji yang terdiri dari :
- Promotor : Prof. Dr. Suryono Efendi, S.E., M.B.A., M.M.
- Ko-Promotor : Prof. Dr. Andini Nurwulandari, S.E., M.M.
- Ketua Sidang : Prof. Dr. Edi Sugiono, S.T., S.E., M.M.
- Penguji Prodi/UPPS : Dr. Rahayu Lestari, S.E., M.M.
- Penguji Internal : Prof. Dr. Irma Setyawati, S.E., M.M.
- Penguji Internal : Dr. E. Hasanudin, S.E., M.M.
- Penguji Eksternal : Prof. Muchsin Saggaff Shihab, S.E., M.Sc., MBA, Ph.D.
Cakupan ringkasan Disertasi saudari Ratih Anggoro Wilis kurang lebih sebagai berikut :
- Entrepreneurial Orientation memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Sustainable Performance. Temuan ini menggambarkan bahwa internalisasi budaya inovatif, proaktif, dan keberanian mengambil risiko merupakan determinan utama dalam menggerakkan performa organisasi yang berkelanjutan pada sektor agribisnis.
- Digital Capability ditemukan berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap Sustainable Performance. Hasil ini merefleksikan adanya “Paradoks Digital,” di mana akumulasi infrastruktur teknologi tanpa keselarasan strategi operasional justru menciptakan inefisiensi biaya yang menekan kinerja dalam jangka pendek.
- Social Media Adoption berpengaruh positif dan signifikan terhadap Sustainable Performance. Hal ini menegaskan bahwa media sosial berfungsi sebagai instrumen strategis yang efisien bagi UMKM untuk memperluas jangkauan pasar sekaligus mengomunikasikan nilai-nilai keberlanjutan secara masif.
- Competitive Advantage berpengaruh positif dan signifikan terhadap Sustainable Performance. Temuan ini memvalidasi bahwa posisi kompetitif yang kuat di pasar merupakan prasyarat fundamental bagi UMKM untuk merealisasikan target triple bottom line (ekonomi, sosial, dan lingkungan).
- Entrepreneurial Orientation berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Competitive Advantage. Hal ini mengindikasikan bahwa agresivitas kewirausahaan yang tidak terkendali dapat memicu pengurasan sumber daya (resource depletion), yang pada akhirnya mendegradasi posisi kompetitif perusahaan.
- Digital Capability berpengaruh positif dan signifikan terhadap Competitive Advantage. Temuan ini membuktikan bahwa kapabilitas digital bertindak sebagai pengungkit (leveraging factor) dalam menciptakan efisiensi proses dan diferensiasi layanan yang unik.
- Social Media Adoption berpengaruh positif dan signifikan terhadap Competitive Advantage. Integrasi platform sosial memungkinkan UMKM membangun interaksi digital yang responsif, yang secara efektif meningkatkan bargaining power perusahaan di hadapan konsumen.
- Entrepreneurial Orientation berpengaruh negatif signifikan terhadap Sustainable Performance melalui Competitive Advantage. Jalur ini menunjukkan bahwa orientasi kewirausahaan yang bersifat spekulatif justru memperlemah struktur daya saing, yang kemudian berdampak sistemik pada penurunan kinerja keberlanjutan.
- Digital Capability berpengaruh positif signifikan terhadap Sustainable Performance melalui Competitive Advantage. Temuan ini memvalidasi jalur sukses transisi digital, di mana efisiensi teknologi dikonversi menjadi keunggulan pasar sebelum bermuara pada kinerja organisasi yang stabil.
- Media sosial ditemukan tidak signifikan dalam memengaruhi kinerja melalui keunggulan bersaing. Hal ini mengindikasikan bahwa dampak media sosial cenderung bersifat transaksional-langsung dan belum mampu membentuk struktur keunggulan kompetitif yang bersifat permanen atau sustainable.
- Community Value Representation secara signifikan memperkuat pengaruh Entrepreneurial Orientation terhadap Competitive Advantage. Temuan ini menegaskan bahwa inovasi kewirausahaan mencapai efektivitas maksimal apabila selaras dengan etika dan representasi nilai komunitas lokal.
- Community Value Representation memperkuat pengaruh Digital Capability terhadap Competitive Advantage. Hasil ini menunjukkan bahwa teknologi digital menjadi lebih kompetitif secara strategis ketika dimanfaatkan untuk mengartikulasikan aspirasi dan identitas komunitas sebagai bagian dari proposisi nilai perusahaan.
- Community Value Representation memoderasi pengaruh media sosial terhadap Competitive Advantage. Hal ini membuktikan bahwa konten digital yang mengintegrasikan nilai-nilai komunitas memiliki resonansi yang lebih kuat dibandingkan konten pemasaran konvensional dalam membangun supremasi pasar.
Keberhasilan saudari Ratih Anggoro Wilis meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen dengan predikat lulus dengan pujian menjadi babak baru bagi Program Studi Doktor Ilmu Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Nasional untuk meluluskan Doktor-Doktor Ilmu Manajemen lainnya, tidak hanya sekedar ahli pada teori, tetapi juga ahli dalam mengaplikasikan keilmuannya untuk kehidupan masyarakat banyak. (DIM FEB UNAS)

